Agar Anak Hafal Al Quran sebelum Usia 7 Tahun


Pemilik Hak Cipta Nuansa Islam Indonesia


Menghafal al-Quran adalah ibadah jika itu dilakukan dengan ikhlas karena Allah SWT dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia.

Dalam sebuah hadist Rasulullah SAW yang disampaikan dari Buraidah Al Aslami Radhiallah Anhu, ia pernah mendengar Rasulullah Saw bersabda “Pada hari kiamat nanti, Al Quran akan menemui penghafalnya ketika penghafalnya keluar dari kubur. Al Quran akan berwujud seseorang dan bertanya kepada penghafalnya ‘Apakah Anda mengenalku?’ Penghafal tadi menjawab ‘Saya tidak mengenal kamu’. Al Quran berkata ‘Saya adalah kawanmu, Al Quran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tak tidur di siang hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.’ Penghafal Al Quran tadi pun di beri kekuasaan di tangan kanannya, diberi kekekalan di tangan kirinya dan diatas kepalanya dipasang mahkota perkasa.

Sementara itu kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya. Kedua orang tua itu lalu bertanya ‘Kenapa kami diberi dengan pakaian begini?’ Kemudian dijawab ‘Karena anakmu hafal Al Quran.’ Maka kepada penghafal Al Quran tadi diperintahkan ‘Bacalah dan naiklah ke tingkat-tingkat surga dan kamar-kamarnya’. Ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat maupun perlahan” (HR Ahmad).

Sungguh sebuah hal yang luar biasa balasannya bisa menjadi Hafiz Quran. Tentunya setiap orang ingin bisa mendapatkan keutamaan tersebut seperti yang telah dijelaskan Rasulullah SAW. Perjuangan yang dibangun tak lepas dari perjuangan menjadi hafiz dan menjadikan generasis selanjutnya sebagai pencinta Al Quran juga.

Adapun nasehat agar anak sebelum usia 7 tahun dapat menghafal Al Quran adalah sebagai berikut :

Kiat-kiat ini disampaikan oleh Syekh Dr. Kamil Al Labudi, 29 Ramadhan 1437 H. .
Kiat-kiat ini disampaikan beliau berdasarkan pengalaman beliau dalam mendidik ketiga putra/putri beliau hafal Al Quran 30 juz dalam usia 4,5 tahun. Semua putra/putri beliau hafal Al Quran 30 juz sebelum usia mereka 5 tahun. .
1. Tabarok hafal 30 juz ketika usianya 4,5 tahun,
2. Yazid hafal 30 juz ketika usianya 4,5 tahun,
3. Zainah hafal 30 juz ketika usianya 5 tahun. .

Inilah kiat-kiatnya:
1. Ketika anak kita lahir, dari usia 1 hari perdengarkan Al Quran setiap harinya 1 juz dan ulangi sebanyak 5 kali. Ulangi terus selama satu bulan. Jadi dalam waktu 1 bulan 1 juz di ulang sebanyak 150 kali. Maka waktu yang diperlukan untuk menamatkan memperdengarkan Al Quran sebanyak 30 juz hanya 30 bulan, yaitu 2,5 tahun. Ketika anak kita usianya 2,5 tahun dia sudah mendengarkan Al Quran 30 juz sebanyak 150 kali. .
2. Pilihlah bacaan dari para Masyayikh, para Qori yang terkenal bacaannya fasih, seperti Qori Syekh Mahmud Kholil Al Hushori, Syekh Shiddiq Al Minsyawi, dll. Atau para Qori dari Saudi Arabia, seperti Syekh Ali Al Hudzaifi, Syekh Muhammad Ayyub, dll. .
3. Ketika anak kita sudah tamat mendengarkan bacaan Al Quran 30 juz, maka ajarkan hafalan kepadanya. Sehari setengah halaman atau satu halaman, ulangi setiap harinya sampai 5 kali. .
4. Buat cara yang menarik untuk anak kita agar mau menghafal, berikan hadiah ketika bisa mencapai target. .
5. Doa kepada Allah ta'ala agar dimudahkan dalam membimbing anak kita dalam proses menghafal Al Quran 30 juz. .
Dengan metode seperti ini, hanya perlu waktu 1,5 tahun anak kita hafal Al Quran 30 juz. .

Demikan artikel ini, mudahan-mudahan Allah SWT memberikan karunia-Nya kepada kita semua agar keluarga kita menjadi Ahlul Quran dan semoga putra-putri kita hafal Al Quran 30 juz. Jangan lupa berikan suka dan komentar untuk artikel ini, terima kasih wassalam.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kenapa Orang Kafir Sebaik Apapun Tetap Masuk Neraka ?

Kisah Inspirasi Pemuda Baik dan Penjudi, Kesempatan yang Hilang

Contoh Naskah Pembawa Acara/ Master of Ceremony Pertemuan Wali Murid/ Komite Sekolah