Rekening Emosi
Tahukah Anda bahwa setiap orang, didalam hatinya memiliki
rekening emosi atas teman dan semua orang yang dikenalnya. Misalnya, ketika si
A berbuat baik kepada kita, kita biasanya akan mengingat nilai positifnya.
Ketika si A berbuat baik pada temannya, kita yang melihatnya akan mengingatnya
kembali. Perbuatan baik yang ia lakukan berkali-kali, membuat rekening
positifnya menumpuk. Sehingga, apabila suatu saat si A melakukan kesalahan atau
lupa menepati janjinya, kita akan menganggapnya lalai tanpa sengaja dan
langsung kita maafkan.
Begitu juga sebaliknya, bila ada orang yang kita anggap
egois dan sering melakukan hal buruk, tanpa sadar kita akan mengingatnya.
Sehingga, walaupun dia sudah berbuat sedikit kebaikan, tetap saja kita tidak
menyukainya, karena “tabungan” negatifnya jauh lebih banyak dari positifnya.
Sebagai teman, rekan kerja, kita pasti ingin dikenang
sebagai pribadi yang baik dan super di mata orang lain. Karena bila kita
mempunyai sikap dan karekter yang excellent maka kita akan mudah untuk menarik
bantuan orang lain datang dalam hidup kita. Tapi bila kita memiliki sikap yang
buruk, jelas tidak aka nada orang yang senang membantu atau bekerja sama dengan
kita. Maka, marilah kita berbuat baik, menolong orang, dan berperilaku yang
menghasilkan rekening emosi positif pada orang-orang disekeliling kita, karena
hal itu akan membawa kemudahan luar biasa dalam kita mencapai mimpi dan
kesuksesan kita. Setuju ?
Referensi : Imelda Saputra “Inspiring Stories – 150 Kisah
untuk Menguatkan Hidup Anda” Penerbit Andi, 2015

Komentar
Posting Komentar